Selasa, Januari 27, 2009

Gang Senggol Sabang


Kamu tau gang senggol sabang ? pasti tau lah.. siapa sih yang enggak tau daerah itu. Bagi anda yang berkantor disekitar Thamrin pasti tahu, tempat makan siang atau tempat untuk explorer barang-barang kalau iseng sehabis makan siang yang menurut saya barang disana cukup murah. Kebetulan kantor saya dekat dengan gang senggol sabang.

Tadi siang seperti biasa saya jalan untuk makan siang di sabang, niat untuk mengajak teman lama saya makan di sabang tertunda karena dia sudah janji juga dengan teman kantornya, ya sudahlah dan akhirnya saya berangkat sendiri dengan teman sekantor saya. setibanya di ujung gang terasa ada yang beda, wah.. terang sekali dan koq pada agak sepi yach..??, ternyata seluruh lapak makanan dan pedagang kaki lima disitu habis dibongkar.


Para pedagang kaki lima terlihat duduk-duduk sambil sesekali menghirup rokoknya sambil merapikan dagangannya yang belum di gelar, walau ada beberapa pedagang yang cuek menggelar dagangannya. Ah.. biasa lah ini pasti ulah pejabat mau lewat atau ada peninjauan orang-orang yang berkepentingan pikir saya seprti itu. Dan saya coba tanya dengan para pedagang disitu, "ada apa bang di bogkarin lagi nih lapak-lapak disini ?", lalu si abang itu dengan muka yang lesu menjawab pertanyaan saya "wah gak tau nih bos saya bingung sebulan nanti gak bisa cari makan.."
"ah si abang bisa aja..!! kenapa ?? biasa kan besok-besok juga rame lagi.." jawab saya. "eh bener bos..!!, katanya gang senggol ini mo dibikin tempat PUJASERA (pusat jajanan serba ada) gitu " jawab si abang. Waduuh.. kasihan juga yah kalo mereka gak bisa jualan disitu lagi. Seandainya cerita si pedagang kaki lima itu benar mungkin nanti tinggal cerita tentang gang senggol sabang yang disitu banyak beraneka ragam pernak-pernik barang yang dijual murah meriah. Tapi mudah-mudahan cerita itu enggak benar kasihan juga melihat para pedagang gang senggol ini yang belum tahu lagi mau berjualan dimana lagi ???.

Photo diambil dari: surya23.multiply.com

(Baca Selengkapnya)

Selasa, November 04, 2008

Reuni eks Multipage


Tanggal 2 oktober kemarin saya diundang oleh rekan panitia acara reuni dari tempat dulu saya bekerja, wah cukup seru dan mengesankan sekali, maklum sudah sepuluh tahunan kita tidak pernah bertemu dan tak ada kabar dari teman-teman lama dulu.

ada history yang sangat tersendiri, dulu tempat saya mencari nafkah sempat terkena krisis ekonomi pada tahun 1997 kalau tidak salah, dan pada waktu itu perusahaan tempat saya bekerja secara otomatis terkenda dampak dari krisis ekonomi itu dan akhirnya dengan sangat terpaksa para juragan-juragan perusahaan saya bekerja harus membubarkan seluruh karyawannya dan tentunya dengan pesangon yang mau gak mau pada saat itu harus di terima oleh karyawan, sungguh sangat menyedihkan sekali disaat rasa kebersamaan itu telah tumbuh kita harus berpisah satu sama lain.

Dalam acara temu kangen plus halal bihalal kemarin sepertinya telah terbentuk kepengurusan dalam pertemuan-pertemuan yang akan datang tentunya dengan acara-acara yang semakin menarik, saya tunggu untuk pertemuan berikutnya.

Bravo multipage !!!

(Baca Selengkapnya)

Selasa, Oktober 07, 2008

Mohon Maaf Lahir Bathin


Perkataan yang terindah adalah "Allah"
Lagu yang merdu adalah "Adzan"
Media yang terbaik adalah "Alqur'an"
Senam yang sehat adalah "Shalat"
Diet yang sempurna adalah "Puasa"
Kebersihan yang menyegarkan adalah "Wudhu"
Perjalanan yang indah adalah "Haji"
Khayalan yang baik adalah ingat "Dosa dan Taubat"

Gambar diambil dari www.indocenter.co.id


"Selamat hari raya Idul Fitri 1429 Hijriah"
Pun saya juga tak lepas dari salah kata dan tindak tanduk, oleh karenanya mohon dibukanan pintu maaf yang sebesar-besarnya untuk para blogger yang sempat berkunjung ke blog saya, mohon maaf sekali lagi blog saya juga tidak pernah saya update karena belum sempat meluangkan waktu untuk menulis lagi

Tagoballohu Minna Waminkum Taqobbal Ya Kariim, Minal Aidin Walfaidzin"

(Baca Selengkapnya)

Sabtu, Juli 19, 2008

Indonesia Error

Bahasa inggris memang aneh bunyinya kalau kita memaksa menjadi bahasa Indo, istilah kata ini adalah tata bahasa yang error tapi justru lucu kedengarannya di telinga kita he,he,he,he...

Foto-foto ini saya dapat dari kiriman imel teman, yang saya juga tidak tahu asal usul foto tersebut dari mana, mohon maaf jika yang merasa punya foto ini saya tidak menyebutkan sumbernya, mari kita lihat, yuuuuk mariii... :)


Seandainya..Aku Punya Sayaaaaap....

Kata Pak Satpamnya ketika sepatunya difoto "ini dulu waktu beli tulisannya masih EAGLE. sekarang jadi EAGEL. Bentar lagi bakalan jadi IGEL biar sesuai dengan ka ida h bahasa Indonesia yang baik dan benar. Lama2 ntar jadi NGIGEL nih mas, kan makin ngIndonesia lagi tuh...




Es Mabok
Teller? Bank kaleeeeeeeeee.....




English Languange Attack!!
Es copyor.... Intelek sekali!



Mari Kemari Hai Fara Fembaca

......fistafel.....Ayo buang tisunya ke fistafeeeeeellll......jauh amat sama wastafel...




Homofon (Lagee..)

Sesungguhnya memang begitulah cara membacanya.


TEN TOPPPP!!

Tank..... harusnya.





Starbucks....

Bagi yang kurang duit ato belum gajian... silahkan mampir :)




S-t-e-a-k
Bingung... Ini resto atau karaoke? Dan menunya... Stik golf kali ya?




Tatap Mata Saya!! Tatap Mata Saya!!!

Baru tau puma ternyata..Dia punya mata...Cihuy! (dan lihat kaki belakangnya, dia seperti macan yang terkena beri-beri)




Crocodile Dandy

Buayanya sih mirip... Agak susah ya nyebut nama merek kaos polo ini..tenggorokan agak sedikit tersedak.
Lasok-te..




Nokia s3 n d4l

MODEL TERBARU! TERCANGGIH!




Messenger Jeans
Ada wi-finya? Atau ada yang versi yahoo messenger?

(Baca Selengkapnya)

Rabu, Juli 02, 2008

Rindu "Rumah Masa Depan"


Gak sengaja malam itu saya sedang iseng membuat kerjaan rumah sambil menonton teve eh ketemulah acara 80'an di Metro TV. pada saat itu acara yang di sajikan adalah tentang sinetron di jaman 80'an yang pada waktu itu banyak di gemari oleh semua kaum tua dan muda, tersebutlah sinetron itu adalah "Rumah Masa Depan".


Bagi anda yang merasa anak-anak tahun 80'an pasti tahu kan? tentang sinetron ini? ah daya khayal saya seolah memutar ulang waktu yang telah lama berlalu flash back ke tahun 80'an, sinetron rumah masa depan dengan mengangkat keluarga sederhana yaitu keluarga pak sukri and family yang menjadi contoh tauladan, begitu hidup cerita itu, begitu enak untuk dinikmati. Kita menyaksikan sebuah karya anak bangsa yang begitu bagus dan sangat sayang untuk di lewatkan, inilah kejelian sutradara pada saat itu salut untuk pak Ali Shahab.

Cerita punya cerita ternyata terputusnya sinetron rumah masa depan oleh karena keterbatasan dana pada waktu itu, maklum pada saat itu setahu saya belum ada stasiun televisi swasta yang muncul hanya ada TVRI saja tidak seperti sekarang ini yang sudah menjamur.

Kembali ke sinetron saat ini, bermutu kah? enak kah untuk di tonton?

oh bagus-bagus loh..!! , seru banget..!!, asyik-asyik, mungkin bagi ibu-ibu rumah tangga atau para wanita-wanita muda sekarang walau tidak semuanya menjawab itu, lain hal dengan saya, tidak satupun dari sinetron yang ada sekarang ini membuat saya tertarik untuk menonton, dilihat dari judul sinetron dan alur ceritanya saja sudah tidak enak untuk di tonton atau di nikmati, kadang saya heran justru cerita-cerita yang asliiiii... bener-bener kacangan dan gak layak untuk di tonton malah menjadi ranking yang bagus ? kalau di pikir-pikir lagi yang bodoh itu penikmat sinetron, sutradara, copywriter atau juga pemain sinetronnya yach ?

Kapan sinetron kita bisa seperti dulu ? membuat cerita gak asal yang penting rating tinggi gak peduli cerita itu ngaco atau enggak, saya cuma berharap ada rumah produksi atau pekerja film yang jeli akan hal ini, jangan cari duit yang banyak sementara film yang mereka buat malah menjerumuskan pikiran-pikiran anak-anak kita kelak, tapi buat lah film itu dapat menyejukan hati mereka dan kita semua.

Sutradara Ali Shahab

Pemain :
Septian Dwi Cahyo - Bayu
Deddy Sutomo - Pak Sukri
Aminah Cendrakasih - Bu Sukri
Wolly Sutinah/Mak Wok - Nenek
Alwi A.S. - Pak Lurah
S. Bono - Pak Guru Darman

Sumber foto :misteridigital.wordpress.com

(Baca Selengkapnya)
Design Header by:
Parta Suwanda